MAMPIR JOMBANG

Breaking

Friday, March 1, 2019

March 01, 2019

Rundown KenDUREN 2019 Wonosalam





















Sabtu, 2 Maret 2019
.
a. Pembukaan
b. Laporan ketua panitia / camat Wonosalam
c. Sambutan arahan dari Wabup Jombang
d. Penyerahan sertifikat ucapan terima kasih kepada sponsor yang telah mendukung kegiatan KenDUREN 2019
d. Do'a
e. Pemukulan jidor tanda dimulainya acara.
.
07.00 wib
senam pernafasan Satria Nusantara
08.00 wib
pembukaan kontes durian lokal, pameran produk unggulan dan festival jaranan dor oleh Wabup Jombang, dengan susunan acara :

.
08.30 kontes durian lokal Wonosalam
09.00 festival jaranan dor
14.00 tampilan jaranan Pegon
19.00 tampilan kuda lumping di pasar Wonosalam dengan susunan acara :
a. Pembukaan
b. Sambutan seksi acara
c. Sambutan dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Jombang
d. Do'a
e. Tampilan kuda lumping.
Minggu, 3 Maret 2019
.
08.00 wib
penataan tumpeng desa di jalan raya.
08.00 wib
hiburan di lapangan
10.00 wib
Wabup memimpin upacara pemberkatan kirab tumpeng, dengan susunan acara :
.
a. Persiapan peserta
b. Laporan
c. Arahan Wabup
d. Selesai
e. Pemberangkatan kirab tumpeng desa
11.00 prosesi KenDUREN 2019
a. Pembukaan
b. Laporan bupati Jombang
c. Sambutan gubernur Jawa Timur
d. Penyerahan hadiah lomba kontes durian, festival jaranan dan kirab tumpeng desa.
e. Do'a
f. Andhum duren

Tuesday, February 19, 2019

February 19, 2019

Museum Islam Indonesia di Tebuireng Diresmikan Presiden Jokowi

 
JOMBANG – Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari yang terletak di kompleks Ponpes Tebuireng rencananya akan diresmikan  Presiden Joko Widodo Selasa (18/12).
Meski belum seratus persen rampung, namun pembangunan interior bakal diteruskan usai peresmian dan ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan.
Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Salahudin Wahid (Gus Sholah) menyampaikan, pada rangkaian kunjungan Presiden Jokowi ke Jombang besok, salah satunya akan meresmikan Museum Islam Indonesia.
"Insya Allah Selasa 18 Desember Presiden Jokowi akan berkunjung ke Jombang dalam beberapa kegiatan termasuk di dalamnya meresmikan Museum Islam Indonesia," ujar dia kemarin.
Gus Sholah menambahkan, progres pengerjaan interior di dalam museum sudah 60 persen. Memang masih perlu waktu untuk merampungkan pengerjaan tersebut. "Jadi setelah nanti diresmikan kemudian kita lanjutkan lagi pengerjaannya, mudah-mudahan dua bulan selesai," sambungnya.
Dalam pengelolaan Museum Islam Indonesia ke depan, akan dibentuk tim pengelola yang di dalamnya terdiri beberapa unsur. Mulai dari Kemendikbud RI, Ponpes Tebuireng, Pemprov Jatim dan Pemkab Jombang.
"Jadi untuk pembangunan fisiknya sendiri memang ditangani Kemendikbud ditjen kebudayaan sejak 2011 lalu. memang saat itu sempat terhenti karena ada beberapa kendala," jelas dia.
Adik kandung Gus Dur ini menguraikan, museum ini diharapkan menjadi salah satu ikon wisata religi di Indonesia, khususnya Jombang. sehingga menjadi jujugan wisatawan dari dalam maupun luar negeri. "Dan memang sudah sepantasnya yang meresmikan adalah Presiden Jokowi," tuturnya.
Museum yang memiliki bentuk mirip limas segitiga ini, bakal menjadi satu-satunya museum yang menyajikan informasi lengkap bagaimana proses masuknya Islam ke Indonesia. Gus Sholah menyampaikan, Islam sebagaimana masuk ke Indonesia tanpa kekuatan militer, politik maupun uang.
Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh tokoh penyebar Islam dengan cara berdialog memadukan kearifan lokal masyarakat sekitar. "Termasuk menggunakan medium medium budaya setempat," tambahnya.
Dalam museum tersebut, juga bakal ditampilkan bagaimana peran pesantren menjadi lembaga pendidikan tua yang hampir seribu tahun mencerdaskan Bangsa Indonesia. "Nanti cerita tersebut akan ditampilkan dalam bentuk panel-panel gambar yang terpasang di dalam museum dan juga beberapa tulisan," pungkasnya. (*)

terbitan dari https://radarjombang.jawapos.com/read/2018/12/17/108932/museum-islam-indonesia-di-tebuireng-diresmikan-presiden-jokowi-besok